
JOGJA - Palang Merah Indonesia (PMI) Wilayah DIJ tak pernah berhenti menggalang darah. Termasuk selama Ramadan mengupayakan persediaan darah selama Ramadan dan Lebaran, PMI aktif menggalakkan gerakan donor darah di sejumlah masjid. Donor darah dilaksanakan usai salah tarawih.
Pemilik darah rhesus negatif kerap kesulitan mendapatkan pendonor. Jenis darah ini terbilang langka. Di Jogja, pemilik darah rhesus negatif lantas berkumpul. Tujuannya tentu saja saling menjaga dan menyelamatkan.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Selama bulan Ramadan ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta mencatat adanya penurunan jumlah pendonor darah dibandingkan hari biasanya. Wajar saja, masyarakat tidak tahu bahwa kegiatan donor darah sebenarnya bisa juga dilaksanakan di malam hari, terutama selama bulan Ramadan. “Hanya waktunya saja yang harus diatur lagi, semisal setelah berbuka puasa atau sebelum dan sesudah salat tarawih,” jelas Ketua PMI Yogyakarta, Herry Zudianto, Jumat (27/7/2012).